Saya tidak pernah berperan sebagai murid terpintar atau terbaik. Kadang terasa biasa saja dan tidak menonjol. Sering kali berusaha untuk mendapatkan perhatian, tapi kini setelah dipikirkan kembali, usaha-usaha seperti itu sepertinya tidak diperlukan.
Bila mengingat masa sekolah, pasti akan teringat akan guru-guru. Semua guru. Orang-orang yang sudah terjamin akan mengalir pahalanya. Guru-guru yang tentunya manusia juga, seperti manusia-manusia lainnya, terdiri dari berbagai macam karakter dan gaya mengajar. Entah kesan apa yang saya tinggalkan pada guru-guru saya, tapi hampir pasti saya akan diingat sebagai siswa yang hampir tidak lulus. 90% persen kelulusan saya bisa dibilang hasil budi baik dan kesabaran guru-guru saya.
Menyesal akhir-akhir ini, waktu selama sekolah tidak meninggalkan citra yang lebih baik lagi. Saya sepertinya selalu berusaha melakukan segala sesuatu dengan benar, sibuk memikirkan cara dan proses yang benar, akan tetapi selalu berakhir dengan hasil yang kurang dari cukup.Tulisan ini memang seperti bernada penyesalan, dan tidak akan ada yang bisa merubah keadaan di masa lalu tersebut. Menutup penyesalan ini dengan positif tentu akan lebih baik. Untuk waktu-waktu di masa mendatang, saya akan melakukan hal yang lebih baik dari masa yang telah berlalu.